TENGGARONG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar kegiatan skrining kesehatan bagi seluruh pegawainya pada Senin (18/5/2026). Bertempat di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bapenda Kukar, pemeriksaan kesehatan berkala ini dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Rapak Mahang, Tenggarong.
Langkah proaktif ini diambil sebagai wujud nyata tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 20 Tahun 2023 tertanggal 6 Oktober 2023 tentang Mewujudkan Lingkungan Kerja yang Sehat dan Produktif melalui Skrining Kesehatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris Bapenda Kutai Kartanegara mengungkapkan bahwa kesehatan para pegawai merupakan aset utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Melalui deteksi dini ini, diharapkan performa dan produktivitas kerja di lingkungan Bapenda tetap terjaga optimal.
“Pegawai yang sehat adalah kunci pelayanan yang prima. Skrining ini bukan sekadar formalitas menggugurkan kewajiban SE Menpan-RB, melainkan bentuk kepedulian nyata kami terhadap kesejahteraan fisik dan mental seluruh staf Bapenda Kukar,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Pemeriksaan Menyeluruh untuk Deteksi Dini
Sejak pagi hari, para ASN dan tenaga non-ASN di lingkungan Bapenda tampak antusias mengantre dengan tertib. Tim medis dari UPTD Puskesmas Rapak Mahang menerjunkan personel terbaiknya untuk melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan komprehensif, meliputi:
- Pemeriksaan Fisik: Pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut untuk memantau risiko obesitas.
- Pemeriksaan Laboratorium Sederhana: Pengecekan kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat.
- Konsultasi Medis: Edukasi dan konseling langsung terkait gaya hidup sehat dan pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM).

Sementara itu, pihak UPTD Puskesmas Rapak Mahang memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Bapenda Kukar yang responsif dalam memfasilitasi kegiatan ini. Pihak puskesmas menegaskan bahwa hasil dari skrining ini akan menjadi basis data penting untuk memantau peta kesehatan pegawai di instansi pemerintahan daerah.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan menerapkan protokol kenyamanan ini diharapkan dapat menjadi pemantik bagi instansi-instansi lain di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk turut menyelenggarakan kegiatan serupa demi mewujudkan birokrasi yang sehat, tangguh, dan berdampak.///IwansyahCRTV
